<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ORANG CIPONDOK</title>
	<atom:link href="http://mangajid.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mangajid.wordpress.com</link>
	<description>NUMPANG-NAMPANG</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Dec 2009 22:16:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='mangajid.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d757a1ba496b52802b4c7162827f87fe?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ORANG CIPONDOK</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mangajid.wordpress.com/osd.xml" title="ORANG CIPONDOK" />
		<item>
		<title>LIMA S</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/12/20/lima-s/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/12/20/lima-s/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 22:16:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[DIENUL ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[PERCIKAN HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[dien Islam]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[senyum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=753</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam berinteraksi dengan sesama , bagaimana kalau kita menyebutnya dengan 5 (lima) S, yaitu : Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.
S yang pertama adalah senyum.
Kita harus meneliti relung hati kita jikalau kita tersenyum dengan wajah jernih kita rasanya ikut terimbas bahagia. Kata-kata yang disampaikan dengan senyuman yang tulus, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=753&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam berinteraksi dengan sesama , bagaimana kalau kita menyebutnya dengan 5 (lima) S, yaitu : Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.</p>
<p><strong>S yang pertama adalah senyum</strong>.</p>
<p>Kita harus meneliti relung hati kita jikalau kita tersenyum dengan wajah jernih kita rasanya ikut terimbas bahagia. Kata-kata yang disampaikan dengan senyuman yang tulus, rasanya lebih enak didengar daripada dengan wajah bengis dan ketus. <span id="more-753"></span></p>
<p>Senyuman menambah manisnya wajah walaupun berkulit sangat gelap dan tua keriput. </p>
<p>Yang menjadi pertanyaan, apakah kita termasuk orang yang senang tersenyum untuk orang lain? </p>
<p>Mengapa kita berat untuk tersenyum, bahkan dengan orang yang terdekat sekalipun. Padahal Rasulullah yang mulia tidaklah berjumpa dengan orang lain kecuali dalam keadaan wajah yang jernih dan senyum yang tulus. Mengapa kita begitu enggan tersenyum? Kepada orang tua, guru, dan orang-orang yang berada di sekitar kita?</p>
<p><strong>S yang kedua adalah salam. </strong></p>
<p>Ketika orang mengucapkan salam kepada kita dengan keikhlasan, rasanya suasana menjadi cair, tiba-tiba kita merasa bersaudara. Kita dengan terburu-buru ingin menjawabnya, di situ ada nuansa tersendiri. Pertanyaannya, mengapa kita begitu enggan untuk lebih dulu mengucapkan salam? Padahal tidak ada resiko apapun. Kita tahu di zaman Rasulullah ada seorang sahabat yang pergi ke pasar, khusus untuk menebarkan salam. Negara kita mayoritas umat Islam, tetapi mengapa kita untuk mendahului mengucapkan salam begitu enggan? Adakah yang salah dalam diri kita?</p>
<p><strong>S ketiga adalah sapa. </strong></p>
<p>Mari kita teliti diri kita kalau kita disapa dengan ramah oleh orang lain rasanya suasana jadi akrab dan hangat. Tetapi kalau kita lihat di mesjid, meski duduk seorang jamaah di sebelah kita, toh nyaris kita jarang menyapanya, padahal sama-sama muslim, sama-sama shalat, satu shaf, bahkan berdampingan. Mengapa kita enggan menyapa? Mengapa harus ketus dan keras? Tidakkah kita bisa menyapa getaran kemuliaan yang hadir bersamaan dengan sapaan kita?</p>
<p><strong>S yang adalah keempat adalah sopan. </strong></p>
<p>Kita selalu terpana dengan orang yang sopan ketika duduk, ketika lewat di depan orang tua. Kita pun menghormatinya. Pertanyaannya, apakah kita termasuk orang yang sopan ketika duduk, berbicara, dan berinteraksi dengan orang-orang yang lebih tua? Sering kita tidak mengukur tingkat kesopanan kita, bahkan kita sering mengorbankannya hanya karena pegal kaki, dengan bersolonjor misalnya. Lalu, kita relakan orang yang di depan kita teremehkan. Patut kiranya kita bertanya pada diri kita, apakah kita orang yang memiliki etika kesopanan atau tidak.</p>
<p><strong>S yang kelima adalah santun. </strong></p>
<p>Kita pun berdecak kagum melihat orang yang mendahulukan kepentingan orang lain di angkutan umum, di jalanan, atau sedang dalam antrean, demi kebaikan orang lain. Memang orang mengalah memberikan haknya untuk kepentingan orang lain, untuk kebaikan. Ini adalah sebuah pesan tersendiri. Pertanyaannya adalah, sampai sejauh mana kesantunan yang kita miliki? Sejauh mana hak kita telah dinikmati oleh orang lain dan untuk itu kita turut berbahagia? Sejauh mana kelapangdadaan diri kita, sifat pemaaf ataupun kesungguhan kita untuk membalas kebaikan orang yang kurang baik?</p>
<p>Saudara-saudaraku, Islam sudah banyak disampaikan oleh aneka teori dan dalil. Begitu agung dan indah. Yang dibutuhkan sekarang adalah, mana pribadi-pribadi yang indah dan agung itu? Yuk, kita jadikan diri kita sebagai bukti keindahan Islam, walau secara sederhana. Amboi, alangkah indahnya wajah yang jernih, ceria, senyum yang tulus dan ikhlas, membahagiakan siapapun. Betapa nyamannya suasana saat salam hangat ditebar, saling mendo’akan, menyapa dengan ramah, lembut, dan penuh perhatian. Alangkah agungnya pribadi kita, jika penampilan kita selalu sopan dengan siapapun dan dalam kondisi bagaimana pun. Betapa nikmatnya dipandang, jika pribadi kita santun, mau mendahulukan orang lain, rela mengalah dan memberikan haknya, lapang dada,, pemaaf yang tulus, dan ingin membalas keburukan dengan kebaikan serta kemuliaan.</p>
<p>Saudaraku, Insya Allah. Andai diri kita sudah berjuang untuk berperilaku lima S ini, semoga kita termasuk dalam golongan mujahidin dan mujahidah yang akan mengobarkan kemuliaan Islam sebagaimana dicita-citakan Rasulullah SAW, Innama buitsu liutammima makarimal akhlak, “<em>Sesungguhnya aku diutus ke bumi ini untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak</em>.&#8221;</p>
<p>( K.H. Abdullah Gymnastiar )</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/753/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=753&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/12/20/lima-s/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 TIPE KARYAWAN</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/11/16/5-tipe-karyawan/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/11/16/5-tipe-karyawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 18:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[DIENUL ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[PERCIKAN HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[dien Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[syiar Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=749</guid>
		<description><![CDATA[Pengklasifikasian karyawan dan pejabat kantor ini didekati dengan istilah hukum yang digunakan dalam agama Islam. 
Pendekatan ini samasekali bukan untuk mencampuradukkan atau merendahkan nilai istilah hukum tersebut, melainkan hanya sekedar guna mempermudah pemahaman kita karena makna dari istilah hukum tersebut sangat sederhana dan akrab bagi kita. 
Mudah-mudahan bisa jadi cara yang praktis untuk mengukur dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=749&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Pengklasifikasian</em> karyawan dan pejabat kantor ini didekati dengan istilah hukum yang digunakan dalam agama Islam. </p>
<p>Pendekatan ini samasekali bukan untuk mencampuradukkan atau merendahkan nilai istilah hukum tersebut, melainkan hanya sekedar guna mempermudah pemahaman kita karena makna dari istilah hukum tersebut sangat sederhana dan akrab bagi kita. </p>
<p>Mudah-mudahan bisa jadi cara yang praktis untuk mengukur dan menilai diri sendiri.</p>
<p>(Ide dasar ini diambil dari pendapat <em>Emha Ainun Najib</em>)</p>
<p><strong>1. Karyawan / Pejabat &#8220;Wajib&#8221;<br />
</strong><br />
Tipe karyawan atau pejabat wajib ini memiliki ciri :<br />
<strong>Keberadaannya sangat disukai, dibutuhkan, harus ada, sehingga ketiadaannya sangat dirasakan kehilangan.<br />
</strong><br />
Dia sangat disukai karena pribadinya sangat mengesankan, wajahnya yang selalu bersih, cerah dengan senyum tulus yang dapat membahagiakan siapapun yang berjumpa dengannya. <span id="more-749"></span></p>
<p>Tutur katanya yang sopan tak pernah melukai siapapun yang mendengarnya, bahkan pembicaraannya sangat bijak, menjadi penyejuk bagi hati yang gersang, penuntun bagi yang tersesat, perintahnya tak dirasakan sebagai suruhan, orang merasa terhormat dan bahagia untuk memenuhi harapannya tanpa rasa tertekan. </p>
<p>Akhlaknya sangat mulia, membuat setiap orang merasakan bahagia dan senang dengan kehadirannya, dia sangat menghargai hak-hak dan pendapat orang lain, setiap orang akan merasa aman dan nyaman serta mendapat manfaat dengan keberadaannya </p>
<p><strong>2. Karyawan / Pejabat &#8220;Sunnah&#8221;</strong></p>
<p>Ciri dari karyawan/pejabat tipe ini adalah :<br />
<strong>Kehadiran dan keberadaannya memang menyenangkan, tapi ketiadaannya tidak terasa kehilangan..</strong></p>
<p>Kelompok ini hampir mirip dengan sebagian yang telah diuraikan, berprestasi, etos kerjanya baik, pribadinya menyenangkan hanya saja ketika tiada, lingkungannya tidak merasa kehilangan, kenangannya tidak begitu mendalam.</p>
<p>Andai saja kelompok kedua ini lebih berilmu dan bertekad mempersembahkan yang terbaik dari kehidupannya dengan tulus dan sungguh-sungguh, niscaya dia akan naik peringkatnya ke golongan yang lebih atas, yang lebih utama.</p>
<p><strong>3. Karyawan / Pejabat &#8220;Mubah&#8221;<br />
</strong><br />
Ciri khas karyawan atau pejabat tipe ini adalah :<br />
<strong>Ada dan tiadanya sama saja.<br />
</strong><br />
Sungguh menyedihkan memang menjadi <em>manusia mubadzir</em> seperti ini, kehadirannya tak membawa arti apapun baik manfaat maupun mudharat, dan kepergiannya pun tak terasa kehilangan. </p>
<p>Karyawan tipe ini adalah orang yang tidak mempunyai motivasi, asal-asalan saja, asal kerja, asal ada, tidak memikirkan kualitas, prestasi, kemajuan, perbaikan dan hal produktif lainnya. Sehingga kehidupannya pun tidak menarik, datar-datar saja.</p>
<p>Sungguh menyedihkan memang jika hidup yang sekali-kalinya ini tak bermakna. Harus segera dipelajari latar belakang dan penyebabnya, andaikata bisa dimotivasi dengan kursus, pelatihan, rotasi kerja, mudah-mudahan bisa meningkat semangatnya.</p>
<p><strong>4. Karyawan / Pejabat &#8220;Makruh&#8221;<br />
</strong><br />
Ciri dari karyawan dan pejabat kelompok ini adalah :<br />
<strong>Adanya menimbulkan masalah tiadanya tidak menjadi masalah.</strong></p>
<p>Bila dia ada di kantor akan mengganggu kinerja dan suasana walaupun tidak sampai menimbulkan kerugian besar, setidaknya membuat suasana tidak nyaman dan kenyamanan kerja serta kinerja yang baik dapat terwujud bila ia tidak ada.</p>
<p>Misalkan dari penampilan dan kebersihan badannya mengganggu, kalau bicara banyak kesia-siaan, kalau diberi tugas dan pekerjaan selain tidak tuntas, tidak memuaskan juga mengganggu kinerja karyawan lainnya.</p>
<p><strong>5. Karyawan / Pejabat &#8220;Haram&#8221;<br />
</strong><br />
Ciri khas dari kelompok ini adalah :<br />
<strong>Kehadirannya sangat merugikan dan ketiadaannya sangat diharapkan karena menguntungkan.<br />
</strong><br />
Orang tipe ini adalah manusia termalang dan terhina karena sangat <em>dirindukan &#8220;ketiadaannya&#8221;</em>. Tentu saja semua ini adalah karena buah perilakunya sendiri, tiada perbuatan yang tidak kembali kepada dirinya sendiri.</p>
<p>Akhlaknya sangat buruk bagai penyakit kronis yang bisa menjalar. Sering memfitnah, mengadu domba, suka membual, tidak amanah, serakah, tamak, sangat tidak disiplin, pekerjaannya tidak pernah jelas ujungnya, bukan menyelesaikan pekerjaan malah sebaliknya menjadi pembuat masalah. Pendek kata di adalah <strong>&#8220;trouble maker&#8221;.</strong></p>
<p>Kita termasuk kategori yang mana&#8230;?</p>
<p>Semoga semua ini menjadi bahan renungan agar hidup yang hanya sekali ini kita bisa merubah diri dan mempersembahkan yang terbaik dan yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat nanti. Jadilah manusia yang <em>&#8220;wajib ada&#8221;</em>. </p>
<p><strong>Semoga!</strong></p>
<p>( <em>K.H. Abdullah Gymnastiar </em>)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/749/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/749/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/749/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/749/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/749/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/749/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/749/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/749/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/749/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/749/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=749&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/11/16/5-tipe-karyawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DIAM ITU EMAS</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/11/05/diam-itu-emas/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/11/05/diam-itu-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 21:23:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[DIENUL ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[PERCIKAN HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[diam]]></category>
		<category><![CDATA[dien Islam]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[syiar Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=744</guid>
		<description><![CDATA[Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. 
Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW, &#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.&#8221;, hadits diriwayatkan oleh Bukhari.
1. Jenis-jenis Diam
Sesungguhnya diam itu sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=744&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. </p>
<p>Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW, <em>&#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.&#8221;</em>, hadits diriwayatkan oleh Bukhari.<span id="more-744"></span></p>
<p><strong>1. Jenis-jenis Diam</strong></p>
<p>Sesungguhnya diam itu sangat bermacam-macam penyebab dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita lihat jenis-jenis diam:</p>
<p><strong>a. Diam Bodoh</strong><br />
Yaitu diam karena memang tidak tahu apa yang harus dikatakan. Hal ini bisa karena kekurangan ilmu pengetahuan dan ketidakmengertiannya, atau kelemahan pemahaman dan alasan ketidakmampuan lainnya. Namun diam ini jauh lebih baik dan aman daripada memaksakan diri bicara sok tahu.</p>
<p><strong>b. Diam Malas</strong><br />
Diam jenis merupakan keburukan, karena diam pada saat orang memerlukan perkataannya, dia enggan berbicara karena merasa sedang tidak mood, tidak berselera atau malas.</p>
<p><strong>c. Diam Sombong</strong><br />
Ini pun termasuk diam negatif karena dia bersikap diam berdasarkan anggapan bahwa orang yang diajak bicara tidak selevel dengannya.</p>
<p><strong>d. Diam Khianat</strong><br />
Ini diamnya orang jahat karena dia diam untuk mencelakakan orang lain. Diam pada saat dibutuhkan kesaksian yang menyelamatkan adalah diam yang keji.</p>
<p><strong>e. Diam Marah</strong><br />
Diam seperti ini ada baiknya dan adapula buruknya, baiknya adalah jah lebih terpelihara dari perkataan keji yang akan lebih memperkeruh suasana. Namun, buruknya adalah dia berniat bukan untuk mencari solusi tapi untuk memperlihatkan kemurkaannya, sehingga boleh jadi diamnya ini juga menambah masalah.</p>
<p><strong>f. Diam Utama (Diam Aktif)</strong><br />
Yang dimaksud diam keutamaan adalah bersikap diam hasil dari pemikiran dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa engan bersikap menahan diri (diam) maka akan menjadi maslahat lebih besardibanding dengan berbicara.</p>
<p><strong>2. Keutaam Diam Aktif</strong></p>
<p><strong>a. Hemat Masalah</strong><br />
Dengan memilih diam aktif, kita akan menghemat kata-kata yang berpeluang menimbulkan masalah.</p>
<p><strong>b. Hemat dari Dosa</strong><br />
Dengan diam aktif maka peluang tergelincir kata menjadi dosapun menipis, terhindar dari kesalahan kata yang menimbulkan kemurkaan Allah.</p>
<p><strong>c. Hati Selalu Terjaga dan Tenang</strong><br />
Dengan diam aktif berarti hati akan terjaga dari riya, ujub, takabbur atau aneka penyakit hati lainnya yang akan mengeraskan dan mematikan hati kita.</p>
<p><strong>d. Lebih Bijak</strong><br />
Dengan diam aktif berarti kita menjadi pesdengar dan pemerhati yang baik, diharapkan dalam menghadapi sesuatu persoalan, pemahamannya jauh lebih mendaam sehingga pengambilan keputusan pun jauh lebih bijak dan arif.</p>
<p><strong>e. Hikmah Akan Muncul</strong><br />
Yang tak kalah pentingnya, orang yang mampu menahan diri dengan diam aktif adalah bercahayanya qolbu, memberikan ide dan gagasan yang cemerlang, hikmah tuntunan dari Allah swtakan menyelimuti hati, lisan, serta sikap dan perilakunya.</p>
<p><strong>f. Lebih Berwibawa</strong><br />
Tanpa disadari, sikap dan penampilan orang yang diam aktif akan menimbulkan wibawa tersendiri. Orang akan menjadi lebih segan untuk mempermainkan atau meremehkan.</p>
<p>Selain itu, diam aktif merupakan upaya menahan diri dari beberapa hal, seperti:</p>
<p>Diam dari perkataan dusta<br />
Diam dari perkataan sia-sia<br />
Diam dari komentar spontan dan celetukan<br />
Diam dari kata yang berlebihan<br />
Diam dari keluh kesah<br />
Diam dari niat riya dan ujub<br />
Diam dari kata yang menyakiti<br />
Diam dari sok tahu dan sok pintar </p>
<p>Mudah-mudahan kita menjadi terbiasa berkata benar atau diam. Semoga pula Allah SWT ridha hingga akhir hayat nanti, saat ajal menjemput, lisan ini diperkenankan untuk mengantar kepergian <em>ruh</em> kita dengan sebaik-baik perkataan yaitu kalimat tauhiid <strong>&#8220;laa ilaha illallah&#8221;</strong> puncak perkataan yang menghantarkan ke surga.</p>
<p>( <em>K.H. Abdullah Gymnastiar</em> )</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/744/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=744&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/11/05/diam-itu-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LIMA PANTANGAN</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/10/25/lima-pantangan/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/10/25/lima-pantangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 08:23:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[DIENUL ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[PERCIKAN HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[dien Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[syiar Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=742</guid>
		<description><![CDATA[Dalam menghadapi kehidupan ini ada lima pantangan yang sebaiknya tidak kita lakukan, yaitu:
1. Pantang bertindak sia-sia.
Setiap tindakan kita sebaiknya terhindar dari kesia-siaan. Setiap tutur
kata, setiap langkah dan setiap apapun hendaknya dilakukan untuk sesuatu yang bermanfaat, baik di dunia maupun akhirat.
Jika kita bisa menghindari kesia-siaan, insya Allah kita akan menjadi
&#8216;pribadi yang sukses&#8217;.
2. Pantang mengeluh.
Keluh kesah tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=742&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam menghadapi kehidupan ini ada <em>lima pantangan</em> yang sebaiknya tidak kita lakukan, yaitu:</p>
<p><strong>1. Pantang bertindak sia-sia.</strong><br />
Setiap tindakan kita sebaiknya terhindar dari kesia-siaan. Setiap tutur<br />
kata, setiap langkah dan setiap apapun hendaknya dilakukan untuk sesuatu yang bermanfaat, baik di dunia maupun akhirat.</p>
<p><em>Jika kita bisa menghindari kesia-siaan, insya Allah kita akan menjadi<br />
<strong>&#8216;pribadi yang sukses&#8217;</strong>.</em><span id="more-742"></span></p>
<p><strong>2. Pantang mengeluh.</strong><br />
Keluh kesah tidak menyelesaikan masalah. Seandainya dengan mengeluh<br />
masalah bisa selesai, maka semua orang akan menyelesaikan masalahnya dengan mengeluh. Tetapi mustahil itu terjadi.</p>
<p><em>Jika kita tidak mengeluh dalam menghadapi segala persoalan, maka insya Allah kita akan menjadi <strong>&#8216;pribadi yang tangguh.&#8217;</strong></em></p>
<p><strong>3. Pantang menjadi beban.</strong><br />
Bersikap mulia dengan tidak menjadi beban bagi orang lain adalah sikap<br />
yang sangat terpuji. Walaupun tidak mungkin bagi kita untuk sama sekali tidak bergantung, tetapi paling tidak kita mengurangi sekecil-kecilnya ketergantungan itu. Setiap bantuan orang lain sekecil apapun, sebaiknya segera kita bayar dengan apapun semampu kita.</p>
<p><em>Jika kita tidak menjadi beban orang lain maka insya Allah kita akan<br />
mempunyai<strong> &#8216;harga diri&#8217; </strong>yang tinggi.</em></p>
<p><strong>4. Pantang berkhianat.</strong><br />
Berkhianat adalah sikap yang sangat tercela. Sesulit apapun keadaan kita, jangan pernah berkhianat.</p>
<p><em>Jika kita tidak pernah berkhianat maka kita akan menjadi pribadi yang<br />
<strong>&#8216;terpercaya&#8217;.</strong> </em><br />
Nah, kepercayaan inilah modal yang sangat berharga dalam mengarungi hidup.</p>
<p><strong>5. Pantang mengotori hati.</strong><br />
Hati adalah komponen yang sangat penting dalam tubuh. Jika hati baik, maka menjadi baiklah seluruh tubuhnya. Sebaliknya jika hati buruk, maka buruklah sekujur tubuhnya.</p>
<p><em>Jika kita bisa menjaga hati tetap bersih maka insya Allah kita akan<br />
menjadi<strong> &#8216;bahagia&#8217; </strong>dan amal ibadah kita diterima.</em></p>
<p>( K.H. A. Gymnastiar )</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/742/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=742&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/10/25/lima-pantangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UNTUK KITA RENUNGKAN</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/10/01/untuk-kita-renungkan/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/10/01/untuk-kita-renungkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 11:54:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[SERBANEKA]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[DOA]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[syair]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=737</guid>
		<description><![CDATA[Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat
Anugerah dan bencana adalah kehendak-Nya
Kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
Adalah … Dia … di atas segalanya
Anak menjerit-jerit asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman hanya satu isyarat
Bahwa kita mesti banyak berbenah
Memang bila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=737&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih<br />
Suci lahir dan di dalam batin</p>
<p>Tengoklah ke dalam sebelum bicara<br />
Singkirkan debu yang masih melekat</p>
<p>Anugerah dan bencana adalah kehendak-Nya<br />
Kita mesti tabah menjalani</p>
<p>Hanya cambuk kecil agar kita sadar<br />
Adalah … Dia … di atas segalanya<span id="more-737"></span></p>
<p>Anak menjerit-jerit asap panas membakar<br />
Lahar dan badai menyapu bersih</p>
<p>Ini bukan hukuman hanya satu isyarat<br />
Bahwa kita mesti banyak berbenah</p>
<p>Memang bila kita kaji lebih jauh<br />
Dalam kekalutan … masih banyak tangan yang tega berbuat nista</p>
<p>Tuhan pasti telah memperhitungkan<br />
Amal dan dosa yang kita perbuat</p>
<p>Kemanakah lagi…kita kan sembunyi<br />
Hanya kepada-Nya kita kembali</p>
<p>Tak ada yang bakal bisa menjawab<br />
Mari hanya runduk sujud pada-Nya</p>
<p>Kita mesti berjuang memerangi diri<br />
Bercermin dan banyaklah bercermin</p>
<p>Tuhan ada di sini … di dalam jiwa ini<br />
Berusahalah agar Dia tersenyum</p>
<p>( <em>Ebiet G Ade</em> )</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/737/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=737&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/10/01/untuk-kita-renungkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BERMAAF-MAAFAN</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/10/01/bermaaf-maafan/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/10/01/bermaaf-maafan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 23:21:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[SERBANEKA]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[dien Islam]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[syiar Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=735</guid>
		<description><![CDATA[Hari pertama masuk sekolah, sebelum kembali belajar, keluarga besar SMPN 1 Ciawi, baik kepala sekolah, guru, dan staff karyawan lainnya saling bermaaf-maafan dulu dengan seluruh siswa.
Acara ini rutin diadakan tiap selesai Idul Fitri, diawali dengan tausiyah dari guru agama atau mengundang ustadz atau kyai dari pesantren lain, walau sederhana tapi sangat berkesan dan menyentuh.
Di sini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=735&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari pertama masuk sekolah, sebelum kembali belajar, keluarga besar SMPN 1 Ciawi, baik kepala sekolah, guru, dan staff karyawan lainnya saling <em>bermaaf-maafan</em> dulu dengan seluruh siswa.</p>
<p>Acara ini rutin diadakan tiap selesai <em>Idul Fitri</em>, diawali dengan tausiyah dari guru agama atau mengundang ustadz atau kyai dari pesantren lain, walau sederhana tapi sangat berkesan dan menyentuh.</p>
<p>Di sini saya tampilkan 2 foto dari acara tersebut :<span id="more-735"></span></p>
<p><img src="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/musopahah11.jpg?w=400&#038;h=299" alt="musopahah1" title="musopahah1" width="400" height="299" class="aligncenter size-full wp-image-733" /></p>
<p><img src="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/musopahah2.jpg?w=400&#038;h=300" alt="musopahah2" title="musopahah2" width="400" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-734" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/735/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=735&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/10/01/bermaaf-maafan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/musopahah11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">musopahah1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/musopahah2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">musopahah2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LEBARAN</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/09/21/lebaran/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/09/21/lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 21:03:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[SERBANEKA]]></category>
		<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cerita nyata]]></category>
		<category><![CDATA[dien Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[kisah nyata]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[syiar Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=729</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak cerita ketika Lebaran tiba&#8230;, kisah indah selalu hadir di setiap Idul Fitri. 
Secuil kisah saya sajikan di bawah ini :
Selesai shalat Ied, saling bermaaf-maafan dengan keluarga dan tetangga, setelah itu berziarah ke makam keluarga.
Do&#8217;a terucap untuk almarhum Bapak, Kakek, Nenek, handai taulan, dan seluruh ummat Islam.


Moment yang jarang terjadi&#8230;, ketika seluruh kerabat berkumpul.
Indahnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=729&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada banyak cerita ketika Lebaran tiba&#8230;, kisah indah selalu hadir di setiap Idul Fitri. </p>
<p>Secuil kisah saya sajikan di bawah ini :</p>
<p>Selesai <em>shalat Ied</em>, saling bermaaf-maafan dengan keluarga dan tetangga, setelah itu <em>berziarah</em> ke makam keluarga.</p>
<p><strong>Do&#8217;a terucap untuk almarhum Bapak, Kakek, Nenek, handai taulan, dan seluruh ummat Islam.</strong></p>
<p><img src="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/doa1.jpg?w=400&#038;h=300" alt="doa1" title="doa1" width="400" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-726" /><br />
<span id="more-729"></span></p>
<p>Moment yang jarang terjadi&#8230;, ketika seluruh kerabat berkumpul.</p>
<p><strong>Indahnya bersama dengan seluruh keluarga.</strong></p>
<p><img src="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/klgbsr.jpg?w=400&#038;h=300" alt="klgbsr" title="klgbsr" width="400" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-727" /></p>
<p>Terdengar tawa riang dari bibir mungil anak-anak, ketika pertunjukkan topeng monyet keliling digelar.</p>
<p><strong>Sang monyet pun ikut gembira.</strong></p>
<p><img src="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/topmon1.jpg?w=400&#038;h=300" alt="topmon1" title="topmon1" width="400" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-728" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/729/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=729&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/09/21/lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/doa1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">doa1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/klgbsr.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">klgbsr</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mangajid.files.wordpress.com/2009/09/topmon1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">topmon1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PILIHAN YANG BIJAKSANA</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/09/19/pilihan-yang-bijaksana/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/09/19/pilihan-yang-bijaksana/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 14:51:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[PERCIKAN HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[hikayat]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[sastra Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=724</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah tentang seorang saudagar kaya yang akan membawa barang dagangannya ke suatu tempat.
Saat itu belum ada alat transportasi yang bisa digunakan, jadi saudagar itu menggunakan jasa kuli angkut untuk membawa barang dagangannya.
Lama perjalanan diperkirakan 3 hari, oleh karena itu, selain membawa barang dagangan si saudagar juga membawa bekal makanan untuk 3 hari.
Pada hari keberangkatan, disewalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=724&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Alkisah tentang seorang saudagar kaya yang akan membawa barang dagangannya ke suatu tempat.</p>
<p>Saat itu belum ada alat transportasi yang bisa digunakan, jadi saudagar itu menggunakan jasa kuli angkut untuk membawa barang dagangannya.</p>
<p>Lama perjalanan diperkirakan 3 hari, oleh karena itu, selain membawa barang dagangan si saudagar juga membawa bekal makanan untuk 3 hari.<span id="more-724"></span></p>
<p>Pada hari keberangkatan, disewalah 5 orang kuli angkut untuk membawa barang, para kuli angkut berebut mengambil barang yang menurut mereka bisa diangkat. </p>
<p>Hanya seorang pemuda yang <em>tidak ikut berebut</em>, dia malah memilih <strong>bungkusan paling besar</strong> yang tidak diambil oleh kuli angkut lain, yang <strong>berisi bekal makanan untuk di jalan.<br />
</strong><br />
Para kuli angkut yang lain mentertawakan si pemuda, karena tubuhnya paling kecil diantara mereka tapi memilih barang bawaan yang paling besar.</p>
<p>Berangkatlah mereka, setengah hari perjalanan mereka berhenti untuk istirahat makan, barang bawaan si pemuda pun berkurang,… begitulah seterusnya…, setiap kali istirahat…, barang si pemuda berkurang. </p>
<p>Sampai akhirnya ketika tiba di tempat tujuan…, semua kuli kelelahan, sedangkan si pemuda… dengan tubuh segar bugar berjalan lenggang kangkung sambil menjinjing bungkusan kosong bekas makanan. </p>
<p><strong>Hikmah</strong> : kadang apa yang dilihat bisa menipu.</p>
<p>( diceritakan kembali dari <em>Si Kuncung</em>, dengan bahasa sendiri )</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/724/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=724&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/09/19/pilihan-yang-bijaksana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>THE BIG BANG</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/09/05/the-big-bang/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/09/05/the-big-bang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 06:45:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[Al Quran]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[alam semesta]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[dien Islam]]></category>
		<category><![CDATA[harun yahya]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[syiar Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=721</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah Anda bahwa segala sesuatu yang Anda lihat di sekitar Anda, tubuh Anda sendiri, rumah yang Anda huni, kursi yang Anda duduki, ayah dan ibu Anda, pepohonan, burung-burung, tanah dan buah-buahan, singkatnya, semua makhluk hidup dan benda mati yang mampu Anda bayangkan, timbul melalui bergabungnya atom-atom yang disebabkan oleh “Dentuman Besar” atau Big Bang? Sadarkah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=721&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tahukah Anda bahwa segala sesuatu yang Anda lihat di sekitar Anda, tubuh Anda sendiri, rumah yang Anda huni, kursi yang Anda duduki, ayah dan ibu Anda, pepohonan, burung-burung, tanah dan buah-buahan, singkatnya, semua makhluk hidup dan benda mati yang mampu Anda bayangkan, timbul melalui bergabungnya atom-atom yang disebabkan oleh <strong>“Dentuman Besar”</strong> atau <strong>Big Bang</strong>? Sadarkah Anda akan kenyataan bahwa, setelah ledakan ini, muncullah keteraturan yang sempurna di seluruh jagat raya? Lalu, apakah “Dentuman Besar” itu?<span id="more-721"></span></p>
<p>Selama satu abad terakhir, serangkaian percobaan, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi mutakhir, telah mengungkapkan tanpa ragu bahwa alam semesta memiliki permulaan. Para ilmuwan telah memastikan bahwa alam semesta berada dalam keadaan yang terus mengembang. Dan mereka telah menyimpulkan bahwa, karena alam semesta mengembang, jika alam ini dapat bergerak mundur dalam waktu, alam semesta ini tentulah memulai pengembangannya dari sebuah titik tunggal. </p>
<p>Sungguh, kesimpulan yang telah dicapai ilmu pengetahuan saat ini adalah alam semesta bermula dari ledakan titik tunggal ini. Ledakan ini disebut “Dentuman Besar” atau Big Bang.</p>
<p>Penciptaan suatu keteraturan sempurna menyusul peristiwa Big Bang sama sekali bukanlah gejala yang dapat dianggap sebagai peristiwa biasa. Pikirkanlah tentang kenyataan bahwa beribu-ribu jenis ledakan sering terjadi di bumi, tetapi tak ada keteraturan yang dihasilkannya. </p>
<p>Bahkan sebaliknya, semua itu mengarah ke akibat yang menghancurkan, merusak, dan membinasakan. Contohnya, bila bom atom atau bom hidrogen, letusan gunung berapi, ledakan gas alam, dan ledakan yang terjadi di matahari diamati, kita dapat melihat bahwa dampak yang ditimbulkannya selalu membahayakan. </p>
<p>Akibat yang bersifat membangun keteraturan atau sesuatu yang lebih baik tidak pernah diperoleh sebagai akibat dari suatu ledakan. Akan tetapi, menurut data ilmiah yang diperoleh dengan bantuan teknologi modern, Big Bang, yang terjadi ribuan tahun lalu, menyebabkan perubahan dari tiada menjadi ada, bahkan menghadirkan keberadaan yang sangat teratur dan selaras.</p>
<p>Sekarang, mari kita pikirkan contoh berikut: </p>
<p>Di bawah tanah, terjadi ledakan dinamit dan, setelah ledakan ini, istana paling indah yang pernah disaksikan dunia, lengkap dengan jendela, pintu, dan perabotan yang mewah dan indah, tiba-tiba muncul. Masuk akalkah untuk menyatakan bahwa, “Ini menjadi ada secara kebetulan”? Dapatkah istana itu terwujud dengan sendirinya? Tentu saja tidak!</p>
<p>Alam semesta yang terbentuk setelah Big Bang merupakan sistem yang demikian hebat, terencana dengan sangat cermat, dan menakjubkan sehingga ini sudah pasti tidak mungkin disejajarkan dengan istana yang ada di bumi. </p>
<p>Dalam keadaan seperti ini, sama sekali <strong>tidak masuk akal</strong> untuk menyatakan bahwa <strong>alam semesta menjadi ada dengan sendirinya. </strong></p>
<p>Alam semesta tiba-tiba saja muncul menjadi ada dari ketiadaan. Hal ini menunjukkan kepada kita keberadaan Pencipta Yang menciptakan benda atau materi dari ketiadaan dan Yang menjaganya setiap saat dalam kendali-Nya. </p>
<p><strong>Dialah Yang Maha Bijaksana dan Mahakuasa. Sang Pencipta ini adalah Allah, Yang Mahaperkasa.</strong></p>
<p>( dari Pesona Di Alam Raya, <em>Harun Yahya </em>)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/721/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=721&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/09/05/the-big-bang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EMPAT MACAM MANUSIA</title>
		<link>http://mangajid.wordpress.com/2009/08/30/empat-macam-manusia/</link>
		<comments>http://mangajid.wordpress.com/2009/08/30/empat-macam-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 23:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mang Ajid</dc:creator>
				<category><![CDATA[DIENUL ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[PERCIKAN HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[dien Islam]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[syiar Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mangajid.wordpress.com/?p=718</guid>
		<description><![CDATA[Al-Khalid bin Ahmad berkata, bahwa manusia itu ada 4 macam :
1. Orang yang tahu dan tahu bahwa ia mengetahui, maka itulah orang  alim dan ikutilah dia.
2. Orang yang tahu dan tidak tahu bahwa ia mengetahui, maka itulah orang yang tidur dan bangunkanlah dia.
3. Orang yang tidak tahu dan ia tahu bahwa ia tidak mengetahui, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=718&subd=mangajid&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Al-Khalid bin Ahmad</em> berkata, bahwa manusia itu ada 4 macam :</p>
<p>1. <strong>Orang yang tahu dan tahu bahwa ia mengetahui</strong>, maka itulah orang  alim dan ikutilah dia.</p>
<p>2. <strong>Orang yang tahu dan tidak tahu bahwa ia mengetahui</strong>, maka itulah orang yang tidur dan bangunkanlah dia.</p>
<p>3. <strong>Orang yang tidak tahu dan ia tahu bahwa ia tidak mengetahui</strong>, maka itulah orang yang memerlukan bimbingan dan ajarilah dia.</p>
<p>4. <strong>Orang yang tidak tahu dan ia tidak tahu bahwa ia tidak mengetahui</strong>, maka itulah orang yang bodoh dan waspadalah terhadapnya.</p>
<p>( dari Ihya’ Ulumuddin, <em>Imam Al Ghazali</em> )</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mangajid.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mangajid.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mangajid.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mangajid.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mangajid.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mangajid.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mangajid.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mangajid.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mangajid.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mangajid.wordpress.com/718/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mangajid.wordpress.com&blog=6099751&post=718&subd=mangajid&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mangajid.wordpress.com/2009/08/30/empat-macam-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81422c12163ddb4496ab5a2a47f78c57?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mang Ajid</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>